Anak kecil kok enggak punya kata negatif ya?

Anak kecilAdik jangan lompat-lompat! nanti jatuh, Kakak pulang sekolah enggak boleh main ya, kamu masih kecil, naik sepedanya yang roda tiga aja. Pasti para bunda sering dengar kalimat diatas ya? atau mungkin sering mengeluarkan kalimat itu pada anak-anak kita. Biasanya setelah kalimat itu diucapkan apa selalu anak-anak ini langsung menuruti kata-kata bundanya, atau embak-embak pengasuh. Lucu ya, kalau kita perhatikan jarang ada yang langsung nurut, kalaupun ada perjuangannya lumayan keukeuh. Kalau kata mbak saya sih, semakin dilarang seperti makin disuruh . Ponakan-ponakan saya rata-rata seperti itu,capek banged deh ngomonginnya,baru mingkem ngelarang jangan ini, udah cari lagi yang bikin pengen teriak. Hadeeuh nih anak-anak kecil bisa dibilangin enggak sih? Dah deh akhirnya keluar kata menyerah.

Anak-anak kecil ini memang gak pernah ada kata menyerah, enggak boleh yang ini yang lain yang dikerjain. Sebagai orangtua pasti ada rasa kekhawatiran pasti deh kalau kenapa-kenapa nanti ujung-ujungnya nangis. walaupun enggak semua anak kecil cengeng istilahnya. sebenarnya anak kecil lebih banyak ingin tahu dan mencoba. Dia enggak akan berhenti sebelum bisa mencoba, pasti berusaha. ponakan saya nih masih playgroup sudah bisa mengendarai sepeda kecilnya.. sedangkan kakaknya yang hanya selisih satu tahun juga memiliki sepeda tapi lebih besar dikit. Mungkin si adiknya nih liatin kakaknya merasa tertantang untuk bisa naik sepeda si kakak,walaupun belum sampai bisa duduk karena tinggi tetap saja dia berusaha ngegowes sepeda tanpa duduk dan stangnya juga masih oleng-oleng. kalau sudah gini akhirnya sepeda jadi rebutan.Lucu memang walau harus nangis, harus berantem kalau sudah lewat ya mereka main lagi, coba lagi sampai bosen . Kalau diperhatikan anak kecil itu selain pantang menyerah juga pantang ngalah ya. Kalau sudah begitu yang perlu diperhatikan mungkin kita lihat dulu apa yang mau dia coba. Kalau tingkat kesulitannya masih bisa kita awasi ya sebaiknya kita biarkan dia mencoba dan kita bisa mendampingi untuk mengawasi.

Menurut saya kenapa anak kecil tidak punya kata-kata negatif karena sifat mereka yang selalu langsung action dan pikirannyapun sederhana, dia tidak memikirkan akibat yang terjadi. Kalau dibandingkan dengan orang dewasa justru kebalikannya, penuh pertimbangan selalu mikirin resiko , kata tidak bisa,tidak mungkin banyak dipengerahui pikiran kita sebagai orang dewasa. Mungkin itu juga kenapa anak kecil selalu dibilang otak kanan imaginatif,kreatif. Jadi inget waktu kecil suka ngebayangin punya uang banyak, mobilnya lima biji tapi enggak pernah mikirin darimana dapatnya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s